Galaksi

HowToQuestion – Pintu salah satu apartemen terbuka menampakkan sesorang laki-laki remaja bertubuh tinggi jangkung.

Remaja itu mengenakan seragam, dengan atasan yang di keluarkan dari celananya, meski begitu remaja itu terlihat rapi. Remaja itu berjalan melewati lorong apartemen dan memasuki lift apartemen, untuk menuju ke lantai paling bawah.

Sampainya di lantai bawah, remaja itu langsung menuju tempat dimana arah kendaraan mobilnya berada. Saat akan membuka pintu mobilnya, tiba-tiba ada seorang gadis bertubuh mungil yang menabrak bahu nya.

Tanpa menoleh gadis itu mengucapkan kata maaf, lalu pergi meninggalkan remaja itu sendiri. Galaksi, suara dengan nada yang berat memanggil remaja itu berhasil menghentikan niatnya untuk membuka pintu mobil itu.

Galaksi berdiri disamping mobilnya tanpa menoleh pada seseorang yang memanggilnya. Tanpa menolehpun Galaksi tau siapa orang itu. Orang itu selalu menghampiri Galaksi, tetapi respon yang di berikan Galaksi tetaplah sama.

Galaksi selalu bersikap seolah-olah tidak mendengar apapun ucapan yang keluar dari orang itu. Setelah beberapa kali mengajak Galaksi berbicara, orang itu pun pergi setelah mengucapkan beberapa kalimat yang mampu membuat Galaksi tersadar dari perilaku nya selama ini.

Galaksi terus menatap arah depan dengan jari-jari yang mengepal di samping saku celana nya. Galaksi mengeluarkan semua amarah yang di pendam dengan menonjok sebuah tiang di samping nya. Mata Galaksi memerah dengan deru nafas yang tidak beraturan. Entah marah ataupun menahan tangis.

Saat ini Galaksi sedang berada di warung belakang sekolahnya, tempat berkumpulnya Galaksi dan para sahabatnya seperti biasa. Kali ini Galaksi hanya sendiri, karena sahabat-sahabatnya tengah berada di kelasnya masing-masing karena sekarang adalah saat nya jam pelajaran.

Tetapi berbeda dengan Galaksi yang memilih pergi ke warung ini untuk menenangkan dirinya sendiri. Galaksi butuh ketenangan, Galaksi tidak ingin melibatkan para sahabatnya justru hal ini membuat Galaksi untuk pergi sendirian dengan mengorbankan jam pelajarannya.

Tiba-tiba ada sesuatu yang berhasil menyita perhatian Galaksi, dari postur tubuh belakang seseorang itu seperti nya Galaksi mengenalinya. Seorang gadis yang tadi menabrak bahunya di parkiran apartemen Galaksi.

Gadis itu sepertinya tengah menunggu sesuatu dari warung. Galaksi mengamati gadis itu dari tempat duduknya. Gadis itu berdiri menghampiri penjual dengan membawa beberapa plastik yang mungkin berisikan beberapa makanan.

Setelah menerimanya gadis itu pergi. Galaksi mengamati name tag gadis itu, Kejora Ayodhya. Ternyata Kejora masih satu angkatan dengan Galaksi, sama-sama anak IPS yang tetapi hanya berbeda kelas dengannya.

Galaksi berkumpul bersama para sahabatnya di warung tadi karena jam pelajaran sudah selesai, lalu digantikan jam istirahat.

Salah satu sahabat Galaksi yang duduk di tempat yang sama berbicara jika dirinya lelah dan pusing. Sangat pusing karena guru tiba-tiba memberikan mereka kertas ulangan tanpa memberikan waktu belajar sebentar, juga sahabat mereka yang paling cerdas tidak masuk sekolah hari ini.

Hal itu yang membuatnya mengeluh karena tidak dapat meminta sebuah kertas contekan. Namanya Bambang atau biasa di panggil Bams.

Sosok nya yang suka mengeluh dan tidak mau mengeluarkan tenaga sama sekali untuk berusaha.  Tiba-tiba Jordan menyahuti ucapan Bams. Bams hanya bisa mengeluh saja, padahal Bams bisa meminta contekan pada dirinya.

Jawaban Jordan langsung banyak mendapat penuaian dan pro kontra. Banyak yang mengatakan jika mereka meminta contekan pada Jordan, pasti Jordan juga akan sama seperti mereka karena Jordan tidak dapat menjawab pertanyaan soal-soal itu dengan benar.

Penuaian itu lantas membuat Jordan sangat pasrah sambil mengelus dada nya dengan menggumamkan kata sabar. Mereka semua jika berkumpul seperti ini pasti akan sangat ramai dan tidak tahu batas becandaan.

Tetapi mereka semua sudah saling paham satu sama lain jika ucapan-ucapan yang berlebihan itu semata-mata hanyalah sebuah candaan. Tiba-tiba Galaksi mengucapkan sesuatu yang membuat mereka semua yang tadi nya sangat ramai mendadak diam.

Galaksi menyenderkan punggungnya di pintu mobil sambil menunggu seseorang dengan memainkan ponsel nya. Tiba-tiba Galaksi mendengar ada seseorang yang memanggilnya. Seorang gadis yang tengah Galaksi tunggu.

Dia mengucapkan kalimat maaf karena sudah membuat Galaksi menunggu lama. Galaksi mengangguk lalu membuka pintu mobilnya dan masuk, lalu diikuti oleh gadis itu. Galaksi menjalankan mobilnya meninggalkan parkiran sekolah.

Tanpa Galaksi sadari, ternyata ada sosok Kejora yang melihat nya bersama dengan gadis itu. Galaksi mengantarkan gadis itu, dalam perjalanan mereka sama-sama hening. Lalu gadis itu memulai percakapan dengan menoleh ke arah Galaksi, meminta sosok Galaksi untuk kembali bersamanya.

Tetapi Galaksi menggelengkan kepalanya tanpa melihat pada gadis itu. Gadis itu menjelaskan bagaimana keadaannya selama ini saat tidak bersama Galaksi. Galaksi diam. Lalu gadis itu melanjutkan ucapannya jika Galaksi yang sekarang sangat berbeda jauh dengan Galaksi yang dirinya kenali.

Gadis itu menginginkan Galaksi menjadi seperti dulu, Galaksi yang sangat menyayangi nya, Galaksi yang tidak akan pernah membiarkan dirinya sendirian, dan Galaksi yang selalu meninggalkan kegiatannya hanya untuk menemani dirinya.

Gadis itu menjelaskan jika Galaksi sekarang memang masih menyayanginya, selalu bersamanya juga selalu menemani dirinya, tetapi hal itu sangat berbeda dengan keadaan yang dulu. Gadis itu ingin Galaksi selalu bersamanya.

Tetapi gadis itu juga sadar jika semuanya pasti tidak akan kembali seperti dulu lagi. Gadis itu menolak akan kenyataan, dirinya tetap mengharapkan Galaksi yang dulu. Mobil berhenti, gadis itu turun dari mobil lalu Galaksi kembali menjalankan mobilnya tanpa berpamitan pada gadis itu.

Gadis itu menatap kepergian Galaksi dengan mata memerah menahan tangis.

Saat ini Kejora bersama dengan 3 sahabatnya sedang berada di sebuah cafe, mereka berkumpul karena akan melakukan kegiatan kelompok. Biasanya mereka melakukannya di salah satu rumah mereka, tetapi karena salah satu diantara mereka ingin suasana yang baru.

Jadilah mereka pergi ke cafe ini. Tidak berselang lama tiba-tiba Febby membicarakan sesuatu. Febby bilang jika kemarin dirinya mendengar bahwa Galaksi membicaran sosok Kejora.

Mereka semua memusatkan perhatiannya pada Kejora, tetapi Kejora diam. Febby dan Fani mendesak Kejora, berharap jika Kejora mengetahui hal itu. Tetapi Kejora tetap diam. Jihan meminta mereka untuk berhenti mendesak Kejora, jika Kejora diam berarti Kejora tidak akan ada masalah dengan Galaksi.

Tetapi Febby tetap menyangkal hal itu, bagaimana bisa Galaksi menanyakan Kejora sedangkan mereka saja tidak pernah bertemu sama sekali. Atau jangan-jangan tanpa mereka ketahui ternyata selama ini Kejora bertemu dengan Galaksi, Fani menebak.

Lalu mereka berdua menggoda Kejora, melihat pipi Kejora bersemu merah mereka semua tertawa geli melihatnya. Termasuk Jihan.

Beberapa minggu setelah kejadian itu, Kejora dan Galaksi menjadi sering bertemu. Momen itu sungguh membuat Kejora ingin menghilang dari planet ini saja, karena saat mereka berdua berpapasan pasti para sahabat mereka selalu menggoda.

Entah dari pihak Kejora maupun Galaksi sendiri. Galaksi saat ini sedang berdiri di tengah lapangan karena ketahuan membolos saat jam pelajaran. Tiba-tiba Galaksi melihat akan adanya sebuah bayangan di depan sampingnya.

Karena Galaksi merasakan kehadiran seseorang Galaksi menoleh, dirinya terkejut saat melihat Kejora berada di sampingnya dengan seragam yang berantakan. Kejora bersuara, mengatakan jika Galaksi tidak perlu melihatnya seperti itu.

Galaksi yang mendengarnya segera mengalihkan pandangannya ke depan. Galaksi ketahuan dengan sosok Kejora. Lalu mereka saling diam. Sudah hampir 1 jam mereka seperti itu, dengan keadaan cuaca yang sangat dominan dengan panas matahari.

Kejora merasakan akan sesuatu yang berbeda dalam dirinya, badan Kejora limbung kesamping karena tidak kuat menahan nya, Kejora menabrak sisi samping Galaksi karena. Dengan sigap Galaksi menangkap Kejora.

Kejora melepaskan dirinya dari Galaksi, tetapi tubuhnya kembali limbung. Galaksi juga kembali sigap menangkap Kejora. Saat berada di tangkapan Galaksi, Kejora tiba-tiba tidak sadarkan diri. Hal ini sungguh membuat Galaksi panik dan segera membawa Kejora ke UKS.

Disana Galaksi membaringkan Kejora di ranjang yang disediakan. Galaksi mencari petugas yang berjaga, tetapi tidak ditemukannya sama-sekali.

Mengharuskan Galaksi untuk mencari obat-obatan sendiri seperti minyak kayu putih. Berhasil menemukannya, Galaksi segera mengoleskan ke dahi Kejora, jari-jari tangannya, dan bagian-bagian tubuh yang dapat dirinnya jangkau.

Tidak berselang lama, Jari tangan Kejora bergerak. Kejora membuka matanya secara perlahan. Kejora menoleh kesamping yang ternyata ada Galaksi yang duduk menunggunya.

Kejora menucapkan terima kasih karena menolongnya, Galaksi berdehem. Karena Galaksi tidak kunjung pergi meninggalkannya. Kejora mengatakan untuk Galaksi meninggalkan dirinya sendirian karena kondisi nya sudah membaik.

Galaksi tetap berdehem. Kejora kembali mengucapkan sesuatu yang membuat Galaksi mengerutkan dahinya lalu menoleh pada Kejora. Ia baru mengingat jika waktu itu dirinya mengantarkan seorang gadis.

Tetapi kenapa Kejora seperti tidak suka saat mengucapkan itu. Mungkin Kejora cemburu atau bagaimana. Bukannya sebelum itu mereka tidak kenal sama-sekali. Bukannya pergi Galaksi malah menjelaskannya.

Jika gadis yang dirinya tunggu dan di antar itu bukanlah teman dekatnya, tetapi itu adalah adiknya, Ghiana. Kejora membulatkan matanya, tubuhnya terasa kaku. Kejora malu, kenapa tadi dirinya berbicara seperti itu.

Setelah kejadian itu, Kejora selalu menghindari Galaksi. Galaksi juga terlihat tidak peduli, tetapi jauh di lubuk hatinya Galaksi benar-benar mencari Kejora.

Ingin sekali menanyakan keberadaan Kejora, tetapi Galaksi sadar jika ia bukan siapa-siapa Kejora. Bahkan mungkin saja Kejora tidak menganggap bahwa Galaksi itu ada. Galaksi sadar akan dirinya sendiri yang berbeda jauh dengan Kejora.

Sosok Kejora yang lembut berbeda dengan Galaksi yang memiliki sifat kasar juga kejam, bahkan dengan ayahnya sendiripun Galaksi bersikap tidak sopan.

Sesuatu masalah yang membuat Galaksi seperti ini karena semenjak ibunya meninggal dunia, ayah Galaksi sudah mencari pengganti istrinya padahal kepergian ibu Galaksi belum ada 7 hari.

Semenjak itu Galaksi memilih untuk tinggal sendiri di sebuah apartemen hadiah ulang tahunnya yang ke 17 tahun dari ibunya. Galaksi berdiri di lapangan basket sambil memegang bola basket.

Galaksi berteriak sambil melemparkan bola ke dalam ring. Galaksi marah, Galaksi menangis. Ia duduk di tengah lapangan, menyembunyikan kepalanya ke dalam lipatan tangan.

Galaksi merasa ada sebuah tangan kecil yang mengelus pundaknya, Galaksi menoleh ternyata itu Kejora. Kejora duduk di samping Galaksi, menatap depan. Tiba-tiba Kejora menatap kosong arah depan, lalu menceritakan sesuatu yang sangat mendalam.

Sebuah cerita yang membuat Galaksi tersentuh akan ceritanya. Kejora menoleh dan memberitahu Galaksi untuk lebih dulu mensyukuri apa yang Galaksi miliki sekarang sebelum Galaksi merasakan apa yang Kejora rasakan.

Setelah mengatakan itu Kejora pergi meninggalkan Galaksi sendirian di tengah lapangan basket. Galaksi memandang kepergian Kejora. Lalu merenungi apa yang Kejora katakan dan apa yang sudah Galaksi lakukan selama ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published.