Jingga island

HowToQuestion – Jingga adalah salah satu warna pelangi sebutan warna orange. Warna cerahnya membuat siapapun yang melihatnya merasa segar dan bersemat.

Jingga adalah nama pulau yang sangat indah pemandangan laut yang cernih menjadi daya pikatnya siapapun pasti ingin tinggal lebih lama di sini.

Bangunan pencar langit dan rumah bergaya eropa menjadi penghias di kota ini. Warganya makmur,bahagia dan ramah menjadi orang betah lama di sana.

Kalau pagi pemandangan ramai di tengah kota menanda warga mulai beraktifitas. Di salah satu rumah berpagar tinggi hitam tinggal satu keluarga Bahagia.

Suami istri dengan dua anak perempuan dan laki-laki. Suaminya bernama Thomas istrinya bernama Lami anaknya bernama Rani dan Deni.

Deni masih berusia empat tahun sedangkan Rani sudah duduk di bangku smp ternama di kota ini. Mereka hidup sangat bahagia senyum selalu merekah di setiap harinya.

Hidup mereka berjalan dengan baik tiba-tiba semua mulai berubah sebab ada yang meneror keluarganya. Yang meneror sesuatu yang tak kasat mata satu per satu tetangganya pergi meninggalkan pulau dengan alasan pulau ini tak aman lagi untuk ditinggali.

Ia tak ada alasan untuk meninggalkan pulau ini karena satu-satunya harta ya rumah ini dan ia sudah sangat mencintai rumah ini. Malam makin larut pulau ini sangat sepi dan menyekam Lami yang tidak mau tinggal lagi di sini karena ia merasa sangat takut.

Thomas berusaha menahan Lami untuk tinggal di sini sebab Thomas tidak punya uang untuk membeli rumah lagi dan alasan kedua adalah ia sangat mencintai rumah peninggalan orangtuanya.

Anaknya harus bersekolah di pulau sebrang untuk menimba ilmu di sana. Lami merasa lelah sekali harus bolak-balik untuk mengatar anaknya sekolah dan berbelanja.

Thomas yang bekerja di pulau sebrang di perusahaan besar Lami mengusulkan untuk pergi dari pulau jingga tapi Thomas bersekeras untuk bertahan di ini.

Sore hari saat Lami ingin mencuci di ruang cuci ia mendapati mainan anaknya berserakan di lantai ia menanggil anaknya untuk menyuruh membersihkan mainannya tapi Deni bersikeras bukan ia,yang bermain dengan kevin anak tetangga yang sudah meninggal ia tak percaya dengan ucapan Deni.

Deni berlari mencari kevin,ternyata Kevin tidak ada ibunya marah besar tiba-tiba ia bersuara dan bersikap bukan seperti dirinya Deni sangat ketakutan.

Untung saja ada ayahnya yang sudah pulang dari kantor Thomas menggendong Deni dan membawanya pergi dari istrinya. Setelah Thomas pergi Lami sadar bahwa dia tadi bukanlah dirinya ia sangat takut dan menghubungi orangtuanya.

Orangtuanya berkata jika kau takut di sana kamu bisa pulang ke sini di sini juga rumahmu jangan khawatir ya setelah menelpon orangtuanya Lami merasa tenang tapi dia tetap was-was.

Paginya Thomas akan mengantar Rani ke sekolah dan Lami ikut karena mau berbelanja sebab persidian sudah habis. Saat melewati depan rumahnya terdapat rumah pagar putih tinggi dengan ada bangku kayu di tamannya.

Deni dengan polosnya bertanya rumah itu kenapa saat menyeramkan itu kan rumah kevin kan yah?Thomas kaget kenapa Deni bisa kenal padahal kevin sudah meninggal dua tahun yang lalu.

Thomas hanya tersenyum akan pertanyaan anaknya tadi sambil melanjutkan perjalan. Tak lama sudah sampai di sekolahan Rani ia turun dari mobil lalu masuk ke sekolah.

Thomas dan Lami beserta Deni melanjutkan perjalanan ke pasar untuk membeli kebutuhan. Setelah berbelanja mereka pulang dan Thomas setelah mengatar langsung kembali ke kantor.

Malamnya ia makan bersama dengan menu ayam geprek dan minumnya es jeruk rasanya segar sekali, jeruk yang manis bercampur dengan es batu dingin dingin segar ditambah makanannya ayam geprek nasi hangat dan sambal bawang yang pedas nikmat sekali.

Deni makan ayam dengan nasi hangat dan minumnya sama es jeruk. Lami membahas untuk pindah rumah tetapi Thomas tetap bertahan di rumah ini.

Mereka debat masalah rumah Rani yang kepo bertanya pada ibnya kenapa mereka harus pindah Lami dan Thomas bingung harus menjelaskannya seperti apa.

Pada minggu pagi ibunya sedang mencuci baju,Rani dipesan untuk mengankat jemuran jika sudah kering sebab sorenya ibunya ada perlu ke luar pulau untuk membeli sesuatu.

Rani pun mengiyakan apa yang ibunya katakana tadi. Jemuran baju tepat di belakang di samping rumah Kevin yang dikatakan Deni adiknya.

Matahari sudah mulai turun pertanda hari sudah sore Rani bergegas mengangkat jemuran dan ayahnya sedang memasang ayunan untuk Deni anak paling kecilnya.

Rani menangkat satu persatu baju yang dijemur ibunya saat mengambil sapu tangan putih kesayangan bedan itu tiba-tiba terbang terbawa angin hingga masuk ke halaman belakang rumah kevin.

Rani memanjat tembok itu lalu mengambilnya rumah itu sangat sepi bahkan bisa dibilang sangat menyeramkan banyak jemuran yang sudah kekuningan karena terlalu lama tidak diangkat sapu tangan itu terbang dan jatuh diantara jemuran seprei lalu Rani mengambilnya.

Saat sapu tangan sudah ia pegang tiba-tiba terdengar pintu terbuka Rani sangat ketakutan hendak berlari tapi ia terjatuh saat bangun dan berlari ia melihat seorang wanita wajahnya pucat sekali.

Ia sangat takut berlari sekuat tenaga tiba-tiba ada sosok wanita berkursi roda berwajah sangat menyeramkan ia berteriak,ayahny berlari ke rumah kevin melihat Rani sudah pinsan di sana lalau membawanya ke rumah sakit.

Tiba di sana langsung masuk UGD saat terbangun ia berteriak histeris membuat ayah khawatir ibu dan adiknya sangat ketakutan Lami menyalakan Thomas jika ia tidak bertahan di pulau itu mukin ini takkan terjadi. Thomas dan Deni pulang ke rumah kasihan deni tak mungkin tidur di rumah sakit.

Setibanya dari rumah Deni langsung tidur ia menyuruh ayahnya untuk menemaninya sebab Deni sangat takut suasana sangat seram. Tiba-tiba ada petir dan angin bertiup sangat kencang.

Terdengar bunyi pintu kamar tertutup dengan keras tak lama turun hujan. Thomas yang terkaget langsung bangun melihat Deni ternyata tak ada di sana.

Ia mencari keseluruh sudut rumah Deni tidak ada lalu ia melihat ke arah jendela kamar ternyata sandal Deni ada di halaman. Thomas makin curiga apa dia pergi ke rumah kevin.

Thomas bergegas ke rumah itu lalu memanjat pagar putih tinggi kemudian masuk mencari Deni saat di ruang tamu bersebelahan dengan meja makan masih ada bekas makanan dua tahun lalu.

Dan gambaran yang buat kevin ia mengambil tiba-tiba kevin muncul dihadapannya dengan muka hancur penuh darah yang masih mengucur. Thomas lari karena merasa takut lalu mencari Deni keseluruh rumah.

Lami yang merasa perasaannya tak enak lalu pulang mendapati Deni dan Thomas tak ada ia mencari keseluruh rumah tapi ada ia melihat ke rumah itu mendapati suaminya ada di sana lalu menyusul.

Saat sudah di dalam rumah ia dihadang wanita dengan kursi roda wajahnya sangat hancur anatara takut dan ingin mencari Deni.

Thomas sampai di kamar di lantai dua kamar itu penuh dengan darah dan ada sosok cowok yang sedang menagis menyesali sesuatu. Thomas meegang pistol mengarahkan ke cowok itu wajah penuh darah sangat menakutkan ia menembak ke arah cowok itu.

Deni yang bersembunyi di lemari mengitip dari dalam Thomas yang tak sengaja menembak lemari itu keluar darah dari dalam lemari itu setelah dibuka ternyata itu Deni yang tertembak di bagian bahu.

Thomas shock seketika lalu ia menangis dan menyesali semuanya, berpikir ia telah membunuh anaknya kemudian ia todongkan pistol pada kepalanya lalu menembak dar dar dar Lami yang mendengar langsung lari dan tenyata anak dan suaminya telah tertembak.

Lami menghampiri Deni ternyata dia masih hidup tapi suaminya telah meninggal dunia. Lami menagis histeris….

Setelah kejadian itu Lami dan anak-anaknya memutuskan meninggalkan pulau ini karena semua sudah tak ada yang bisa diharapkan.Ia memilih pergi dan hidup dilingkungan yang baru.

Dua tahun yang lalu tinggallah satu keluarga yang Bahagia menjalani keseharian seperti orang pada umumnya Hakim suami dari Ndari ini menjalani ilmu hitam dan ternyata ia harus mengorbankan keluarganya.

Ia dibisikan untuk membunuh anaknya,hakim mengambil pistol lalu mengarahkan ke arah anaknya. Ndari berusaha mengalangi Hakim malah menembaknya. Darah berkeceran di lantai kemudian anaknya pun tertembak pada dadanya.

Belum puas ia dibisikan untuk menyayat wajah anak dan istrinya. Sangat kejam sekali setelah muka istri dan anaknya hancur ia tersadar bahwa ia telah membunuhnya.

Ia sangat menyesal dan sangat takut. Akhirnya ia mengakhiri hidupnya dengan nenembak dirinya sendiri. perjanjian itu tetap perjalan meskipun Hakim telah meninggal.

Ternyata ilmu itu untuk kekayaan dirinya agar dia bisa membeli semuanya yang iya mau tanpa harus besusah payah untuk bekerja. Penyesalan Hakim sudah terlambat keluarga dan apa yang dia punya telah lenyap  yang tersisa hanya penyesalan saja.

Pulau Jingga berubah menjadi pulau yang sangat menakutkan dan di tinggalkan oleh penduduknya. Yang tertinggal di sana hanyalah  kenangan dan barang-barang yang belum sempat dibawa. Lami kembali ke rumah orangtuanya dan memulai semua dari sana.

Leave a Reply

Your email address will not be published.